Pencapaian Terkini – Desember 2006

Sampai sekarang, sasaran proyek ini telah mencakup semua 402 komunitas. Seluruhnya telah menerima dana awal dan sedang mengerjakan tahapan yang telah direncanakan bersama sebelumnya. Ini ditargetkan untuk selesai dalam bulan Maret 2007.

Hasil

Rencana

Pencapaian

Perbaikan/ rekonstruksi jalan (km)

555

121

Perbaikan/ konstruksi jembatan (m)

4,721

586

Saluran air (km)

68

91

Proyek air bersih (unit)

5,538

92

Unit sanitasi

2,981

133

Gedung Sekolah

119

19

Murid/ mahasiswa yang mendapat beasiswa

8,449

1,060

Klinik/ posko kesehatan

75

10

Fasilitas pembuangan limbah

5,168

242

Pembangunan balai kota/ desa (meunasah)

528

118

Hari kerja yang dihasilkan 

 

31,500

Dana Bantuan sosial (Social Aid Funds)

25,577

3,125


Dokumen Terkait:
Project Concept Note
Project Appraisal Document
Supervision Mission

 

 

Program Pengentasan Kemiskinan Di Perkotaan (P2KP)



Jumlah hibah : $ 18 juta
Tanggal disetujui : 25 Agustus 2005
Periode pelaksanaan : November 2005 – Desember 2009
Wilayah Geografis : seluruh wilayah perkotaan yang terkena tsunami, berdasarkan prioritas kebutuhan
Badan Mitra : Bank Dunia
Badan Pelaksana : Departemen Pekerjaan Umum
Lembaga Penerima Dana : Departemen Keuangan

–––––––––––––––––––––––––––––––––––––––––––––––––––––––––––––––––
Deskripsi Proyek:

Program Pengentasan Kemiskinan di Perkotaan (P2KP) memberi block grant atau hibah langsung kepada daerah perkotaan untuk merehabilitasi dan membangun prasarana masyarakat di 402 daerah perkotaan di Aceh yang terkena dampak tsunami sedangkan yang lainnya tercakup dalam Program Pengentasan Kemiskinan Perkotaan Nasional.

Program Pengentasan Kemiskinan di Perkotaan menerapkan pendekatan perencanaan partisipatif mulai level masyarakat paling bawah untuk mengetahui kebutuhan yang paling utama bagi rekonstruksi dan dimulainya kembali aktifi tas perekonomian di lingkungan perkotaan. Program tersebut dimulai melalui pembentukan komite lingkungan yang dipilih secara demokratis dan juga keterlibatan relawan untuk melakukan penilaian terhadap kerusakan, mengembangkan konsep rencana pembangunan masyarakat dan memprioritaskan kegiatan mana yang akan didanai oleh proyek tersebut. Partisipasi dan pemberdayaan komunitas sangat penting bagi keberhasilan proyek ini