Pencapaian Terkini – Desember 2006
Proyek ini telah mencapai kemajuan yang cukup banyak dalam pemindahan limbah tsunami, pembersihan seluas 627 hektar area persawahan. Dinas kebersihan kota di 8 wilayah telah mulai berjalan dengan dukungan pembuatan, dan pemutakhiran tempat pembuangan akhir. Telah dibentuk 3 usaha furniture untuk mendaur ulang
kayu limbah tsunami menjadi furniture. Lebih lanjut, penciptaan lapangan kerja yang berkelanjutan sedang dalam proses pengembangan.

Hasil

Okt 06
Pembersihan limbah yang disebabkan oleh tsunami (m3)
1,060,307
Limbah perkotaan yang terkumpul (m3)
88,308
Ukuran lokasi pembuangan yang telah ditingkatkan (sel limbah dalam hektar)
1,635
Sawah/ tambak ikan/ tanah pribadi yang telah dipulihkan
669
Penumpukan kayu tsunami
17,442
Kayu yang diolah untuk daur ulang (m3)
1,398
Jalan yan gdibangun dengan menggunakan puing yang didaur ulang (km)
52
Pekerja sementara yang direkrut untuk pengumpulan/ pengolahan limbah (angka rata-rata dalam bulan Oktober)
1,451
% IDP
69%
% Perempuan
38%
Pekerja yang direkrut dalam bengkel pertukangan kayu (rata-rata orang per hari dalam bulan Oktober
219

  Dokumen Terkait:
Project Concept Note
Project Appraisal Document
Supervision Mission
Waste Management Fast Facts
Waste Management Profile
Question and Answers
Waste Management Site Listing

  Six Months Report :
Six-month Final Report
   


Monthly update:
Monthly Report, Dec 2006
Monthly Report, Nov 2006
Monthly Report, Oct 2006
Monthly update, Aug, 2006
Monthly update, Jul, 2006
Monthly update, June 30, 2006
Monthly update, May 29, 2006

 

 

Program Pengelolaan Limbah Tsunami



Jumlah hibah : $ 14.5 juta
Tanggal disetujui : 26 September 2005
Periode pelaksanaan : Desember 2005 – September 2007
Wilayah Geografis : Banda Aceh, Aceh Barat dan daerah-daerah yang terkena dampak tsunami
Badan Mitra : UNDP
Badan Pelaksana : Dinas Kebersihan
Lembaga Penerima Dana : UNDP

–––––––––––––––––––––––––––––––––––––––––––––––––––––––––––––––––
Deskripsi Proyek:

Program Pengolahan Limbah Tsunami ini dapat meningkatkan kapasitas pemerintah dalam mengelola limbah, program ini dapat menciptakan kesempatan kerja dengan segera dan menjadikannya sebagai mata pencaharian untuk jangka yang lebih panjang, memberikan dampak positif terhadap lingkungan melalui pengumpulan, perbaikan dan pendauran ulang limbah tsunami.

Proyek ini memperhatikan masalah kesehatan umum dan dampak lingkungan yang disebabkan oleh limbah tsunami dan gempa bumi, dan limbah padat dari perkotaan. Sebagian besar limbah didaur ulang, dan dapat digunakan dalam upaya rehabilitasi dan rekonstruksi. Proyek ini juga bertujuan untuk menciptakan peluang kerja melalui program “cash for work” dan mata pencaharian yang berkelanjutan untuk segala kegiatan yang berhubungan dengan pendauran ulang, memberi perhatian khusus kepada kelompok golongan lemah seperti perempuan dan para pengungsi