Pencapaian Terkini – Desember 2006
Proyek ini dirancang dengan keterlibatan aktif dari LSM lokal dan pemerintah daerah setempat serta menjaga komunikasi yang intensif dengan LSM sebagai penerima manfaat. Diharapkan pada akhir tahun ini sebuah kajian strategis terhadap Lembaga Masyarakat Madani di Aceh akan rampung. 40 hibah berukuran kecil akan dicairkan untuk mendukung kegiatan yang menghasilkan pendapatan sebagai kegiatan percontohan, sedangkan pelatihan untuk LSM telah dimulai secara parallel. Pembentukan Pusat Sumber Daya LSM sedang dalam tahap persiapan.


  Dokumen Terkait:
Project Concept Note
Project Appraisal Document
Supervision Mission

 

 

Program Pemberdayaan Lembaga Masyarakat Madani Dalam Pemulihan Masyarakat Di Aceh Dan Nias


Jumlah hibah : $ 6 juta
Tanggal disetujui : Desember 2005
Periode pelaksanaan : Desember 2005 – Februari 2010
Wilayah Geografis : Aceh dan Nias
Badan Mitra : UNDP
Badan Pelaksana : UNDP

–––––––––––––––––––––––––––––––––––––––––––––––––––––––––––––––––
Deskripsi Proyek:

Proyek ini akan menyediakan hibah bagi sekitar 80 Organisasi Non Pemerintah (LSM) dan lebih dari 200 Organisasi berbasis komunikasi (CBO) dan pelatihan manajemen organisasi dan proyek, pembangunan masyarakat, pembinaan kepemimpinan, serta masalah-masalah yang berkaitan dengan gender dan teknik-teknik pemantauan dan evaluasi.

LSM dan jaringannya akan diperkuat untuk memantau kemajuan rekonstruksi untuk memberi masukan kepada Pemerintah dan badan-badan rekonstruksi. Organisasi berbasis komunikasi akan diberdayakan untuk membantu
masyarakat dengan upaya-upaya yang berkelanjutan yang bermanfaat bagi pemberdayaan masyarakat, penciptaan mata pencaharian dan penanggulangan kemiskinan. Lembaga-lembaga yang berpartisipasi dalam pelatihan akan memperoleh hibah “pembangunan comunitas” untuk mendukung inisiatif-inisiatif seperti pengadaan layanan sosial dasar dan kegiatan-kegiatan yang dapat menambah penghasilan, atau hibah untuk melaksanakan pemantauan terhadap proses rekonstuksi masyarakat. Ini akan memampukan NGO dan masyarakat untuk semakin berkontribusi dalam proses rekonstruksi, yang berdasarkan partisipasi kuat dari masyarakat.