Pencapaian Terkini – Desember 2006
Proyek ini telah mempersiapkan kontrak-kontrak tahap untuk proses rekonstruksi prasarana di tahun 2007. Pada saat yang sama, proyek ini juga menyediakan dana yang cukup besar untuk paket-paket konsultan dalam rangka membantu perencanaan, pelakasanaan dan pengawasan proyek yang berjalan tersebut. Diharapkan pada akhir Maret 2007, seluruh konsultan IREP sudah dapat dimobilisasi.


   

 

 

Program Pemberdayaan Rekonstruksi Infrastruktur



Jumlah hibah : $ 42 juta
Tanggal disetujui : Juli 2006
Periode pelaksanaan : September 2006 - Oktober 2009
Wilayah Geografis : Seluruh wilayah Aceh dan Nias
Badan Mitra : Bank Dunia
Badan Pelaksana : BRR

–––––––––––––––––––––––––––––––––––––––––––––––––––––––––––––––––
Deskripsi Proyek:

Proyek Pemberdayaan Rekonstruksi Infrastruktur (Infrastructure Reconstruction Enabling Project - IREP) merupakan adanya suatu rancangan rekonstruksi prasarana yang terkoordinasi di Aceh dan Nias. Proyek ini menyediakan berbagai rancangan prasarana fi sik dan bantuan pelaksanaannya bagi wilayah-wilayah yang mengalami dampak sangat parah (tsunami) di kawasan pantai barat Aceh dan Nias. Dalam hal perencanaan dan koordinasi rekonstruksi prasarana tersebut BRR akan mendapat bantuan dari berbagai sumber melalui servis internasional terkini.

IREP menyediakan bantuan teknis pada dua tingkatan. Suatu Tim Manajemen Program Infrastruktur, di bawah pengawasan BRR, akan membantu perencanaan strategis dan koordinasi atas seluruh aktifi tas infrastruktur. Bersamaan dengan itu, tim-tim teknis tingkat kabupaten membuat rancangan prasarana yang lebih detail dan memberikan bantuan pelaksanaan bagi wilayah pantai barat Aceh, Nias, dan propinsi-propinsi tertentu dan berbagai proyek infrastruktur tingkat nasional. Rancangan-rancangan ini akan memperoleh dana dari Fasilitas Pendanaan Rekonstruksi Infrastruktur (dana bersama BRR dan Multi Donor Fund).

Para pemangku kepentingan setempat terlibat secara aktif dalam pelaksanaan proyek tersebut. Pemerintah daerah pada khususnya, adalah merupakan mitra penting proyek tersebut untuk memperkuat kemampuan mereka dalam perencanaan strategis, disain proyek, pelaksanaan dan pengawasan, seingga dapat bertanggung jawab atas pembangunan di daerah tersebut di masa mendatang. IREP akan menitik beratkan pada kelangsungan investasiinvestasi ini, dan memastikan kesiapan pemerintah setempat dengan situasi paska BRR.