1.
 
2.
 
3.
 
4.
 
5.
 
6.

Program Pengelolaan Limbah Tsunami

 
7.
 
8.
 
9.
 
10.
 
11.
 
12.
 
13.
 
14.
 
15.

Program Perencanaan dan Pemulihan Kecamatan di Nias

 
16.
 
17.
Proyek Percepatan Pembangunan
 Daerah Tertinggal dan Khusus (P2DTK)
Multi Donor Fund membiayai proyek-proyek untuk pembangunan kembali NAD dan Nias. Untuk mengetahui bagaimana Multi Donor Fund menyetujui suatu proyek, klik 8 langkah proses penyetujuan proyek.
Untuk informasi lebih lanjut thentang bagaimana proyek-proyek tersebut didanai, klik kebijakan implementasi. Berikut ini adalah daftar proyek-proyek Multi Donor Fund yang dilengkapi dengan detail mengenai obyektif, status terakhir, dan budget.
–––––––––––––––––––––––––––––––––––––––––––––––––––––––––––––––––

Ringkasan Proyek


Proyek yang Aktif 

Nilai Hibah : US$ 28.5 juta Nilai Hibah : US$ 64.7 juta
BM : Bank Dunia BM : Bank Dunia
BP : BPN BP : Depdagri
Proyek Rekonstruksi Sistem Administrasi Pertanahan Aceh adalah proyek untuk mengidentifikasi kepemilikan tanah dan menerbitkan sertifikat tanah. Dalam kurun waktu tiga tahun, pemilik tanah di Aceh dan Nias akan menerima dokumen sertifikat legal yang dapat menjadi dasar yang kuat untuk memulai kembali kehidupan mereka.
Program Pengembangan Kecamatan (PPK) memberikan hibah secara langsung ke desa-desa untuk rekonstruksi yang berbasiskan masyarakat. Program ini mendukung perbaikan infrastruktur masyarakat di 2.900 desa di Aceh dan Nias.
 
Nilai Hibah : US$ 18.0 juta Nilai Hibah : US$ 90.0 juta
BM : Bank Dunia BM : Bank Dunia
BP : DPU BP : DPU
Proyek Penanggulangan Kemiskinan Perkotaan (P2KP) memberikan hibah secara langsung ke 271 komunitas untuk merehabilitasi dan mengembangkan infrastruktur masyarakat perkotaan di Aceh.
Proyek Rehabilitasi dan Rekonstruksi Perumahan Masyarakat memberikan hibah kepada 130 kelompok masyarakat untuk membangun dan memperbaiki kembali rumah serta memperbaiki infrastruktur perumahan mereka melalui pendekatan yang berbasiskan masyarakat.
 
Nilai Hibah : US$ 14.7 juta Nilai Hibah : US$ 24.4 juta
BM : UNDP BM : UNDP
BP : BRR BP : UNDP
Proyek Bantuan Teknis untuk BRR mendukung
Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR) untuk
melaksanakan ma4ndatnya secara efi sien dalam
perencanaan, pelaksanaan, supervisi dan koordinasi proses pemulihan melalui pemberian bantuan teknis dan layanan-layanan penting.
Program Pengelolaan Limbah Tsunami membangun kapasitas pemerintah dalam mengelola sampah, menciptakan lapangan kerja dan menciptakan sumber mata pencaharian jangka panjang melalui pengelolaan sampah dan memberikan manfaat bagi lingkungan melalui pengumpulan, pemulihan dan daur ulang bahan-bahan sampah.
 
Nilai Hibah : US$ 6.0 juta Nilai Hibah : US$ 6.4 juta
BM : UNDP BM : UNDP
BP : UNDP BP : ILO
Proyek ini membangun kapasitas teknis dan organisasional Lembaga Swadaya Masyarakat dan Organisasi Masyarakat di Aceh dan Nias. Hibah berskala kecil memungkinkan LSM dan Ormas untuk terlibat dalam kegiatan rekonstruksi yang berorientasi pada permintaan masyarakat.
Proyek ini membangun kapasitas pemerintah dan para kontraktor daerah untuk merekonstruksi dan memelihara jalan metode yang sederhana. Proyek ini merehabilitasi jalan tingkat kabupaten di lima kabupaten di Aceh dan Nias, dengan menggunakan sumber daya setempat, menciptakan peluang pekerjaan jangka pendek dan jangka panjang.
 
Nilai Hibah : US$ 24.7 juta Nilai Hibah : US$ 3.8 juta
BM : UNDP BM : WFP
BP : UNDP BP : WFP
Proyek ini memenuhi kebutuhan penting selama rekonstruksi karena proyek memberikan dukungan logistik untuk pengiriman bahan-bahan rekonstruksi. Dukungan ini memungkinkan badan-badan rekonstruksi untuk mengirim barang-barang penting bagi perkembangan rekonstruksi Pesisir Barat Aceh dan daerah-daerah terpencil di Nias dan Simeulue.
Proyek ini menyediakan rancangan-rancangan fi sik bagi rekonstruksi atas tiga pelabuhan laut utama di Aceh dan Nias. Proyek ini berkontribusi dalam pengangkutan bahan-bahan material rekonstruksi dan pemulihan perekonomian untuk jangka waktu yang lebih panjang.
 
Nilai Hibah : US$ 17.5 juta Nilai Hibah : US$ 4.5 juta
BM : Bank Dunia BM : Bank Dunia
BP : LIF & FFI BP : Muslim Aid
Proyek ini akan melindungi ekosistem hutan Leuser dan Ulu Masen dari penebangan hutan secara ilegal. Area seluas 3,3 juta hektar merupakan kawasan hutan yang berdekatan yang terbesar di Asia Tenggara dengan biodiversitas yang sangat kaya, termasuk diantaranya harimau, gajah, badak dan orangutan. Perlindungan yang baik atas hutan-hutan ini akan memastikan penyediaan pasokan air yang berkelanjutan bagi 60% dari populasi Aceh, pencegahan banjir dan erosi.
Program Pencegahan Banjir bagi kota Banda Aceh akan melindungi komunitas masyarakat Banda Aceh yang paling rentan terhadap banjir melalui pemasangan lebih dari 100 katup pengendali banjir dan perbaikan tiga stasiun pompa di berbagai area yang rawan banjir karena hujan dan banjir karena luapan air sungai dan gelombang pasang.
 
Nilai Hibah : US$ 42.0 juta Nilai Hibah : US$ 39.6 juta (BRR US$ 14.6 juta)
BM : Bank Dunia BM : Bank Dunia
BP : BRR BP : Kementrian Daerah Tertinggal
Proyek Pemberdayaan Rekonstruksi Infrastruktur (Infrastructure Reconstruction Enabling Project - IREP) merupakan adanya suatu rancangan rekonstruksi prasarana yang terkoordinasi di Aceh dan Nias. Proyek ini menyediakan berbagai rancangan prasarana fi sik dan bantuan pelaksanaannya bagi wilayah-wilayah yang mengalami dampak sangat parah (tsunami) di kawasan pantai barat Aceh dan Nias. Dalam hal perencanaan dan koordinasi rekonstruksi prasarana tersebut BRR akan mendapat bantuan dari berbagai sumber melalui servis internasional terkini.
Proyek Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal adan Khusus (P2DTK) meningkatkan kapasitas pemerintahan daerah untuk mempromosikan pembangunan jangka panjang propinsi. Proyek ini menghubungkan proses perencanaan partisipatif dari PPK dengan pengambilan keputusan pemerintah kabupaten, dan menyediakan block grant/ hibah untuk meningkatkan pelayanan publik dan pemulihan prasarana perekonomian.
 
Nilai Hibah
: 51.5 juta (BRR US$ 25.8 juta)
Nilai Hibah : US$ 1.5 juta
BM
: Bank Dunia
BM : UNDP
BP
: Depdagri
BP : UNDP
Proyek Perencanaan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Kecamatan bagi Nias (KRRP) menyediakan blok grant untuk rekonstruksi 5.000 rumah, 100 sekolah dan prasarana publik lainnya di Nias. Program ini juga merupakan pembangunan melalui proses perencanaan Program Pengembangan Kecamatan (PPK), program ini berupaya untuk meningkatkan rancangan sektoral pemerintah kabupaten.
Proyek Pemeliharaan Jalan Lamno-Calang ditujukan untuk memelihara kondisi jalan dari Lamno ke Calang untuk kurang lebih selama delapan bulan, selagi pekerjaan rehabilitasi permanen dilaksanakan. Tujuan dari proyek ini adalah untuk menjamin akses daratan yang tidak terganggu ke berbagai wilayah yang terkena dampak tsunami di kawasan pantai barat Aceh untuk memperlancar proses rekonstruksi dan mempromosikan pemulihan kehidupan sosial dan ekonomi di Aceh.
 
Nilai Hibah : US$ 300 juta (BRR US$ 191 juta) Nilai Hibah US$ 50 juta
BM : Bank Dunia BM Bank Dunia
BP : BRR BP BAPPENAS
Proyek Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal adan Khusus (P2DTK) meningkatkan kapasitas pemerintahan daerah untuk mempromosikan pembangunan jangka panjang propinsi. Proyek ini menghubungkan proses perencanaan partisipatif dari PPK dengan pengambilan keputusan pemerintah kabupaten, dan menyediakan block grant/ hibah untuk meningkatkan pelayanan publik dan pemulihan prasarana perekonomian.

Fasilitas Pembiayaan Pembangunan Ekonomi Aceh adalah sebuah proyek pengayom untuk membantu peningkatan jumlah lapangan kerja, perbaikan perbaikan dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Proyek ini akan mendukung pendekatan komprehensif yang berfokus pada peningkatan iklim investasi dan mengatasi hambatan terhadap pengembangan sektor swasta dan halangan di sisi pasokan. Proyek ini akan membatu Pemda Aceh dalam upaya menciptakan perekonomian yang bergairah dan berkelanjutan; suatu iklim perekonomian yang secara universal mendukung perkembangan bisnis dan penciptaan lapangan pekerjaan.